Tiga desa di Kecamatan Purbolinggo Resmi Dicanangkan sebagai Lokasi Awal Program Desa Cinta Statistik

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur – Tiga desa di Kecamatan Purbolinggo resmi dicanangkan sebagai lokasi awal program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pencanangan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Cafe Pendopo Joglo, Desa Taman Endah, Kecamatan Purbolinggo, Rabu (22/4/2026).

Adapun tiga desa yang menjadi lokus awal program ini adalah Desa Taman Asri, Desa Taman Endah, dan Desa Tambah Luhur. Program Desa Cantik merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola data di tingkat desa sebagai landasan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menegaskan bahwa program Desa Cantik memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola serta memanfaatkan data pembangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selama ini pemerintah desa telah dibekali berbagai aplikasi pendataan seperti SDGs Desa, Prodeskel, dan SIKS-NG. Namun, kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola dan mengolah data tersebut masih perlu diperkuat.

“Program Desa Cantik ini bertujuan meningkatkan literasi data bagi aparat desa, sehingga mampu menghasilkan data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar pembangunan,” ujar Ela.

Ia menjelaskan, program ini diawali dengan penunjukan agen statistik di setiap desa yang nantinya akan mendapatkan pembinaan langsung dari BPS. Pembinaan tersebut meliputi pemetaan potensi desa, identifikasi kebutuhan data, hingga teknik pengolahan dan penyajian data sesuai kaidah statistik.

Lebih lanjut, Ela menekankan pentingnya pembangunan berbasis data dalam mendukung program pengentasan kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah di Lampung Timur.

“Data yang akurat akan membantu pemerintah menentukan kebijakan yang tepat, termasuk program pengentasan kemiskinan agar benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Selain itu, Ela juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengubah pola pikir dalam pembangunan desa, dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kemiskinan bukan takdir. Kita harus ubah pola pikir dan sistemnya. Pemberdayaan melalui pendidikan, kesehatan, dan pembukaan wawasan harus dimulai dari lingkungan terdekat, dari desa, RT, hingga masyarakat itu sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Lampung Timur, Zulkifli, menyampaikan bahwa penguatan data harus dimulai dari desa sebagai sumber utama informasi pembangunan. Ia mengakui bahwa selama ini integrasi dan pemanfaatan data masih belum optimal.

“Desa harus menjadi subjek pembangunan, bukan lagi objek. Melalui program Desa Cantik, kami mendorong desa mampu mengelola data secara mandiri, tertib, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa program ini akan diperkuat melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026. Sensus tersebut akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari jumlah usaha hingga potensi serta karakteristik sektor ekonomi.

“Perpaduan antara data desa dan hasil sensus ekonomi akan menghasilkan informasi yang komprehensif sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas data. Dengan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, pembangunan di Kabupaten Lampung Timur diharapkan semakin efektif dan tepat sasaran. (Red)

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

BMKG: Hati-hati Terjadi Kekeringan, Lampung Timur Masuk Status Awas..!! Metro Siaga
Camat Waway Karya Bersama Masyarakat Apresiasi Langkah Cepat Bupati dan Wabup Lampung Timur Perbaiki Infrastruktur Jalan
Perkuat Sinergi dan Pengawasan, DPD GML IB Lampung Timur Kunjungi PT GGP
Astaga!!!  Pinjamkan Identitas untuk Kredit Truk, Warga Waway Karya Berujung Tuntutan Pidana
Polres Lamtim: Nenek Sakdiyah Meninggal Bukan saat Penggerebekan
Rapat Paripurna HUT ke-27 DPRD Lampung Timur, Kebersamaan dan Kekompakan harus Dijaga 
Ketua Bawaslu Lampung Timur Lailatul Khoiriyah menghadiri Upacara Peringatan HUT RI ke-81 dan HUT DPRD Lampung Timur yang ke-27 tahun
Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Way Jepara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:24 WIB

BMKG: Hati-hati Terjadi Kekeringan, Lampung Timur Masuk Status Awas..!! Metro Siaga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Camat Waway Karya Bersama Masyarakat Apresiasi Langkah Cepat Bupati dan Wabup Lampung Timur Perbaiki Infrastruktur Jalan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Perkuat Sinergi dan Pengawasan, DPD GML IB Lampung Timur Kunjungi PT GGP

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Astaga!!!  Pinjamkan Identitas untuk Kredit Truk, Warga Waway Karya Berujung Tuntutan Pidana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Polres Lamtim: Nenek Sakdiyah Meninggal Bukan saat Penggerebekan

Berita Terbaru