METRO – SMA Negeri 4 Metro menggelar kegiatan “Workshop” Kenakalan Remaja Dalam Digitalisasi pada Kamis, (3/9/26) di sekolah setempat. Acara ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para siswa mengenai bahaya cyberbullying, penyebaran berita hoaks, hingga kecanduan judi online yang kian marak di era serba digital.
Kegiatan yang diinisiasi oleh pihak sekolah ini diikuti oleh ratusan siswa kelas X dan XI. Melalui pemaparan materi yang interaktif, para peserta diajak untuk lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial serta memahami konsekuensi hukum dari tindakan kejahatan siber yang diatur dalam UU ITE.
Kepala SMAN 4 Metro yang diwakili oleh Erlina menyampaikan, bahwa pemanfaatan teknologi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi memberikan kemudahan belajar, namun di sisi lain berpotensi menjerumuskan remaja jika tidak dibekali literasi digital yang kuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalian tahu bahwa kalian berada di posisi anak-anak menuju dewasa, jadi harus memahami hukum pertama dunia digital agar tidak terkena pelanggaran ITE,” jelas Erlina.
Di tempat yang sama ustad Afifuddin memaparkan, pentingnya menjaga akhlak dalam pergaulan serta mampu menyaring pengaruh negatif di tengah dunia digital.
Melalui edukasi ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan konten positif serta mampu memfilter informasi dengan cerdas di ruang digital. (Red)




























