Diskominfo dan Sekretariat DPRD Metro Berikan Penjelasan Terkait Anggaran Media yang tak Kunjung Cair

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepuluhdetik.online, Metro Lampung – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Sekretariat DPRD Kota Metro akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait anggaran kerja sama media yang hingga saat ini belum cair. Klarifikasi tersebut disampaikan guna menjawab pertanyaan dan keresahan sejumlah perusahaan media yang telah menjalin kerja sama publikasi dengan pemerintah daerah.

 

Penjelasan ini disampaikan pada Senin (30/3/2026) di Kantor Diskominfo Kota Metro. PLT Kepala Diskominfo Metro yang diwakili Kabid, Aditia, menyampaikan bahwa keterlambatan pencairan anggaran disebabkan oleh keterbatasan anggaran serta proses administrasi dan penyesuaian regulasi keuangan daerah ditengah efisiensi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Anggaran bukan tidak ada, tetapi masih dalam tahap proses. Kami memastikan seluruh hak media tetap akan dibayarkan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya di ruang kerjanya.

 

Selain itu, lanjut nya Adit, “anggaran terbatas hanya 200 juta. Itulah yang dicairkan sebelum lebaran. Nah, yang sisanya ini ada sekitar 15 media lagi yang belum dicairkan,” jelasnya.

 

Adit pun meminta kesabaran dari 15 media tersebut, sambil menunggu kawan lain untuk tahap pencairan selanjutnya.

 

Dirinya memastikan tidak ada yang ditutupi terkait kerjasama antar individu media dengan diskominfo. Dia menyebut, semua mendapatkan hak yang sama, di mana satu media mendapatkan satu juta rupiah. Semua sama, jelasnya.

 

Disisi lain, awak media yang mengeluhkan terkait kesimpulan ini, sangat menyayangkan sikap yang disampaikan  oleh diskominfo. Menurut Akmal, jika anggaran memang tidak cukup kenapa harus diterima saat penandatanganan SPJ ketika sebelum lebaran tersebut.

 

“Jika memang anggaran tidak mencukupi, kenapa harus diterima waktu awal paraf SPJ sebelum lebaran itu. Kalau seperti ini kan terkesan pilih kasih,” sesal Akmal dengan nada keras.

 

Akmal pun menilai, hal ini tentu menjadi tanda tanya. Secara logika, hal tersebut tidak masuk logika jika proses kerjasama yang baik, tidak memegang teguh kesepakatan, ungkap nya.

 

Sementara itu, Sekretariat DPRD Kota Metro melontarkan hal yang sama. Bahwasanya anggaran yang turun hanya 200 juta. Melalui Kabag, Pak Kus, juga menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah untuk mempercepat proses pencairan. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu kemitraan strategis antara pemerintah dan media dalam penyebarluasan informasi publik.

 

Diketahui, adapun keterlambatan ini terjadi sejak awal tahun 2026, di mana sejumlah media mengaku belum menerima pembayaran atas kerja sama publikasi yang telah dilaksanakan. Kondisi tersebut memicu pertanyaan dari para pelaku media terkait kepastian anggaran.

 

Sebagai langkah tindak lanjut, Diskominfo dan Sekretariat DPRD berkomitmen agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Mereka juga mengimbau agar media tetap bersabar dan terus menjalin koordinasi dengan pihak terkait.

 

Dengan adanya penjelasan ini, diharapkan seluruh pihak dapat memahami situasi yang terjadi serta menjaga hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara pemerintah dan media di Kota Metro. (**)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

SDN 5 Metro Timur Terkesan Halangi Tugas Jurnalis, Gerbang Tertutup, Wartawan Yang Mau Meliput Berkirim Surat Terlebih Dahulu
SMK Muhammadiyah 2 Metro Serius Laksanakan Program Revitalisasi Nasional dari Kemendikdasmen
Siswa SMK Muhammadiyah 2 Metro Melaksanakan TKA Dengan Tertib Aturan Sesuai Himbauan
BMKG: Hati-hati Terjadi Kekeringan, Lampung Timur Masuk Status Awas..!! Metro Siaga
Puskesmas Ganjar Agung Metro Barat Berikan Pelayanan Kesehatan Medis Gratis di Acara Mantik
Masalah Hutang Piutang Berujung Debitur Lapor Polisi, Laporan Pasangan DK dan SDM Diduga Ditolak SPK Polres Metro
BAZNAS Metro Eksis dalam Mengelola dan Menyalurkan Bantuan
Kadisdikbud Metro Bersuara! Profesi Guru Harus Dihormati, Kasus Perselisihan Guru dan Wali Murid Bergulir ke Ranah Hukum
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:46 WIB

SDN 5 Metro Timur Terkesan Halangi Tugas Jurnalis, Gerbang Tertutup, Wartawan Yang Mau Meliput Berkirim Surat Terlebih Dahulu

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:06 WIB

SMK Muhammadiyah 2 Metro Serius Laksanakan Program Revitalisasi Nasional dari Kemendikdasmen

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Siswa SMK Muhammadiyah 2 Metro Melaksanakan TKA Dengan Tertib Aturan Sesuai Himbauan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:24 WIB

BMKG: Hati-hati Terjadi Kekeringan, Lampung Timur Masuk Status Awas..!! Metro Siaga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:51 WIB

Masalah Hutang Piutang Berujung Debitur Lapor Polisi, Laporan Pasangan DK dan SDM Diduga Ditolak SPK Polres Metro

Berita Terbaru