DKP3 Metro Salurkan Bantuan Sarana Produksi Pertanian Kepada 116 Petani di Metro Selatan 

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO — Banjir yang merendam lahan pertanian memaksa beberapa petani di Kecamatan Metro Selatan untuk merestrukturisasi kegiatan tanam mereka. Pemerintah Kota Metro pun menyediakan bantuan sarana produksi pertanian guna mendukung proses pemulihan.

Sebanyak 116 petani dari Kelurahan Rejomulyo dan Kelurahan Sumbersari menerima bantuan tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Pipi Puspita Sari, mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso pada hari Jumat (29/8/2026).

Acara penyerahan bantuan dihadiri oleh Camat Metro Selatan, Lurah Sumbersari, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kota Metro, penyuluh pertanian Kecamatan Metro Selatan, perwakilan Aliansi Petani Menggugat, dan para petani yang menerima bantuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data dari pemerintah menunjukkan bahwa dari 116 petani tersebut, 75 petani merupakan warga Rejomulyo dan 41 lainnya dari Sumbersari. Sementara itu, lahan yang terpengaruh banjir tercatat mencapai 140 titik dengan total luas sekitar 55,1 hektare.

Bantuan yang diberikan mencakup benih padi, pupuk NPK, pupuk organik cair, serta bahan pengendali hama tikus seperti belerang dan rodentisida atau pestisida.

Pipi menjelaskan, jumlah bantuan yang diberikan tidak bersifat seragam. Distribusi disesuaikan dengan luas lahan masing-masing petani berdasarkan data yang telah dikumpulkan.

“Teknik pengalokasian bantuan disesuaikan dengan luas lahan yang telah direkam. Kebutuhan sarana produksi seperti pupuk dan benih dihitung berdasarkan luas lahan yang dimiliki,” ungkap Pipi.

Mengingat ada ukuran luas lahan dengan angka pecahan, penyaluran bantuan dikelompokkan melalui kelompok tani. Sistem ini dianggap memudahkan distribusi agar bantuan dapat memenuhi kebutuhan setiap petani.

Harapan dari bantuan ini adalah untuk mendukung petani selama satu musim tanam dan membantu mereka kembali mengelola lahan setelah terkena dampak banjir.

Menurut Pipi, pemulihan sektor pertanian sangat penting karena sektor itu berhubungan langsung dengan perekonomian masyarakat dan ketahanan pangan daerah.

“Pemerintah harus hadir, mendengarkan keluhan petani, serta memberikan dukungan agar para petani dapat bangkit kembali dan melanjutkan kegiatan bertani,” tambahnya.

Pemkot Metro juga mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat berupa bantuan benih padi. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan agar bantuan yang diterima oleh petani betul-betul dimanfaatkan untuk pemulihan usaha tani.

Di sisi lain, isu lain juga diutarakan dalam kesempatan tersebut, yaitu harapan petani mengenai penggantian lahan yang terpengaruh oleh pembangunan Bendungan Marga Tiga.

Pipi menjelaskan, masalah penggantian lahan tersebut bukan menjadi tanggung jawab Pemkot Metro. Penangannya berada pada instansi yang berwenang, termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Namun, Pemkot Metro menyatakan akan tetap mendukung penyampaian aspirasi masyarakat kepada pihak yang berwenang.

“Ketahanan pangan tidak akan dapat terwujud tanpa kesejahteraan petani. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Metro akan terus memperhatikan sektor pertanian dan mendukung para petani agar dapat bangkit lagi dan menjadi produktif,” tutupnya. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

SDN 5 Metro Timur Terkesan Halangi Tugas Jurnalis, Gerbang Tertutup, Wartawan Yang Mau Meliput Berkirim Surat Terlebih Dahulu
SMK Muhammadiyah 2 Metro Serius Laksanakan Program Revitalisasi Nasional dari Kemendikdasmen
Siswa SMK Muhammadiyah 2 Metro Melaksanakan TKA Dengan Tertib Aturan Sesuai Himbauan
BMKG: Hati-hati Terjadi Kekeringan, Lampung Timur Masuk Status Awas..!! Metro Siaga
Puskesmas Ganjar Agung Metro Barat Berikan Pelayanan Kesehatan Medis Gratis di Acara Mantik
Masalah Hutang Piutang Berujung Debitur Lapor Polisi, Laporan Pasangan DK dan SDM Diduga Ditolak SPK Polres Metro
BAZNAS Metro Eksis dalam Mengelola dan Menyalurkan Bantuan
Kadisdikbud Metro Bersuara! Profesi Guru Harus Dihormati, Kasus Perselisihan Guru dan Wali Murid Bergulir ke Ranah Hukum
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:46 WIB

SDN 5 Metro Timur Terkesan Halangi Tugas Jurnalis, Gerbang Tertutup, Wartawan Yang Mau Meliput Berkirim Surat Terlebih Dahulu

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:06 WIB

SMK Muhammadiyah 2 Metro Serius Laksanakan Program Revitalisasi Nasional dari Kemendikdasmen

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Siswa SMK Muhammadiyah 2 Metro Melaksanakan TKA Dengan Tertib Aturan Sesuai Himbauan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:24 WIB

BMKG: Hati-hati Terjadi Kekeringan, Lampung Timur Masuk Status Awas..!! Metro Siaga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:51 WIB

Masalah Hutang Piutang Berujung Debitur Lapor Polisi, Laporan Pasangan DK dan SDM Diduga Ditolak SPK Polres Metro

Berita Terbaru