METRO – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Metro menegaskan komitmennya dalam mewujudkan zona integritas yang bersih dan melayani. Hal ini dibuktikan melalui pengucapan ikrar bersama “Zero Penipuan” dan “Zero Narkoba” yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di kantor Bapas Metro, Jumat (08/05/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata Bapas Metro dalam mendukung program pemerintah untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan instansi penegak hukum.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh tamu undangan dari unsur TNI, Polri serta perwakilan LSM sebagai bentuk sinergi dan dukungan bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba maupun tindakan penipuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ikrar ini dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Metro dan diawali dengan pembacaan ikrar bersama sebagai bentuk komitmen seluruh pegawai untuk menjaga integritas, menaati peraturan, serta menolak segala bentuk praktik penipuan dan penyalahgunaan.
Dalam arahannya, Kepala Bapas Metro, Sudarso, Amd.IP, SH, MH.,
menyampaikan bahwa komitmen Zero Penipuan dan Zero Narkoba harus diwujudkan melalui tindakan nyata, disiplin, serta pengawasan yang berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, jelasnya seperti dikutip akun Instagram Bapas_metro pada Senin (11/05/2026).
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bapas Metro dapat terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat budaya integritas, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
Selain itu, sinergi dengan aparat TNI, Polri, dan unsur masyarakat diharapkan mampu memperkuat pengawasan dan pencegahan terhadap berbagai bentuk pelanggaran di lingkungan kerja. lebih sedikit
Sudarso menambahkan, ikrar ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan janji suci yang harus diimplementasikan dalam tugas sehari-hari.
“Integritas adalah harga mati. Dengan ikrar ‘Zero Penipuan’, kita memastikan bahwa seluruh layanan di Bapas Metro, mulai dari penelitian kemasyarakatan hingga pengawasan klien, dilakukan tanpa ada pungutan sepeser pun. Sementara ‘Zero Narkoba’ adalah komitmen kita untuk tetap sehat dan bersih dari jeratan barang terlarang,” tegasnya.
Selain pengucapan ikrar, Bapas Metro juga memperkuat sistem pengawasan internal. Setiap pegawai diminta untuk saling mengingatkan dan menjaga marwah instansi. Upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta klien pemasyarakatan yang tengah menjalani masa bimbingan.
Melalui momentum ini, Bapas Metro berharap dapat terus mempertahankan predikat sebagai instansi yang bersih dari praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Masyarakat pun diimbau untuk turut serta mengawasi dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran oleh oknum petugas.
Dengan semangat perubahan ini, Bapas Metro optimis dapat memberikan kontribusi positif bagi penegakan hukum di wilayah Metro dan sekitarnya, serta menjadi teladan bagi instansi lainnya dalam hal integritas dan profesionalitas kerja. (Red)




























