Tanto Sudiro: Bahaya, Ada Kelompok Sengaja Lecengkan Fakta Sejarah!

- Penulis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Barisan Pelopor (IKBBP) Tanto Soediro mengungkapkan keprihatinannya atas terus melunturnya jiwa nasionalisme dan rasa kebangsaan di kalangan masyarakat terutama pada kalangan generasi muda saat ini.

Menurut Tanto Sudiro, kondisi menyedihkan itu antara lain disebabkan semakin rendahnya upaya edukasi yang intens terhadap pemberian pelajaran pemahaman tentang sejarah kemerdekaan di masyarakat.

Bahkan, “Yang lebih berbahayanya lagi ada kelompok tertentu yang sengaja akan melencengkan fakta-fakta sejarah kebangsaan,” tegasnya di Jakarta, pada Rabu (22/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, tegas Tanto Sudiro dalam sambutan perayaan Ikatan Keluarga Barisan Besar Pelopor (IKBBP) mendesak Pemerintah dan segenap komponen masyarakat dan penerus pejuang untuk terus saling mengedukasi dalam mengenalkan dan mengamalkan amanat sejarah kebangsaan yang tegak lurus, baik dan benar.

“Fakta yang dibelokkan sangat berpotensi mengikis nilai-nilai NKRI dan kejahatan sejarah,” tegas Tanto Sudiro.

Dalam menyikapi lunturnya jiwa Nasionalisme kalangan remaja dan kaum muda, Ketua Gerakan Revolusi Pemuda GARUDA, Ericko dalam peringatan ke-82 tahun Barisan Pelopor, sekaligus hari jadi ke-2 IKBBP, bahwa kondisi Indonesia sariat ini sedang rapuh dalam segala bidang termasuk luntur jiwa Nasionalisme.

“Untuk itu, sebagai sayap organisasi dari Ikatan Keluarga Besar Barisan Pelopor, GARUDA menyadari betul bahwa amanah yang dipikul tidaklah ringan,” ungkap Ericko.

IKBBP adalah rumah besar Garuda dan selalu menjadi pengingat yang nyata bahwa kemerdekaan itu memang direbut dan diperjuangkan.

“Kemerdekaan adalah hasil perjuangan sekaligus pengingat bahwa bagi para pemuda telah berdiri di atas fondasi sejarah pengorbanan dan keikhlasan dari para pendiri bangsa kita,” tegas Ericko.

GARUDA menilai bahwa sejarah perjuangan itu bukan sekedar romantisme yang hanya untuk dikenang, melainkan harus diwujudkan dalam kerja nyata di masa kini.

GARUDA memahami bahwa tantangan yang dihadapi pemuda saat ini menuntut pendekatan yang berbeda.

Bagi Garuda, IKBBP adalah ibarat kompas dan harus menjaga sinergi yang erat dengan IKBBP, serta merawat kolaborasi yang baik dengan IKBBP serta Yayasan Soekarmini Poegoeh Reksoatmodjo. (BS)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

SMP MuAD Metro Menjadi Utusan dalam Program Korean e-Learning Improvement Cooperation
Usai Nyatakan “Punya Otak Gak”, Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf Kepada Seluruh Wartawan
Kasus Bocor Data, DPP KAMPUD Lapor PRESIDEN dan MENPANRB: Cabut WBK BPN Bandar Lampung
Demo Besar Hari ini di Bundaran HI Tuntut Stop MBG/KDMP dan Turunkan Harga BBM
DPP AWI Mengecam dan Nyatakan Sikap terhadap Dugaan Intimidasi serta Geruduk Rumah Wartawan di Kuningan
Jalankan Misi Kemanusiaan ke-Gaza, Wartawan Republika Ditangkap di Perairan Internasional oleh Militer Israel
DPP JMI Ajukan Gugatan Keterbukaan Informasi, Dewan Pers Akui Dokumen yang Dimohonkan Tersedia
DPP AWI mengucapkan Selamat HPN 2026, Sukarno, SE: “Pentingnya Peningkatan Kesejahteraan Insan Pers”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Tanto Sudiro: Bahaya, Ada Kelompok Sengaja Lecengkan Fakta Sejarah!

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:53 WIB

SMP MuAD Metro Menjadi Utusan dalam Program Korean e-Learning Improvement Cooperation

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:25 WIB

Usai Nyatakan “Punya Otak Gak”, Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf Kepada Seluruh Wartawan

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:22 WIB

Kasus Bocor Data, DPP KAMPUD Lapor PRESIDEN dan MENPANRB: Cabut WBK BPN Bandar Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:59 WIB

Demo Besar Hari ini di Bundaran HI Tuntut Stop MBG/KDMP dan Turunkan Harga BBM

Berita Terbaru