Bandar Lampung – A. Giri Akbar, S. E. , M. B. A. , selaku Ketua DPRD Provinsi Lampung, menunjukkan komitmen penuh terhadap gerakan mahasiswa nasional dengan kehadirannya di pembukaan Mahasabha XIV Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung pada Rabu (01/04/2026).
Kehadiran Ketua DPRD Lampung, bersamaan dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani, S. Sos. , dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S. T. , M. M. , menegaskan adanya kolaborasi yang kuat antara lembaga legislatif dan pemerintah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta mempercepat pembangunan daerah.
Mahasabha XIV KMHDI menjadi saat yang strategis untuk meningkatkan kerjasama antara pemerintah pusat, daerah, dan organisasi mahasiswa. Anggota DPD RI Bustami Zainudin dan Anggota DPR RI Al Muzzammil Yusuf, serta anggota DPRD Provinsi Lampung, juga turut hadir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, dari Universitas Lampung (Unila) yang menjadi tuan rumah acara, hadir Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D. E. A. , I. P. M. , ASEAN Eng.
Acara diawali dengan sambutan budaya lewat Tari Sigeh Pengunten, yang melambangkan keramahtamahan masyarakat Lampung dan menghargai nilai-nilai budaya dalam keragaman.
Dalam sambutannya, Ahmad Muzani, S. Sos. , menyoroti pentingnya persatuan bangsa dan peran generasi muda dalam mengarahkan masa depan bangsa.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, S. T. , M. M. , mencatat bahwa forum ini merupakan kesempatan untuk menciptakan pemimpin masa depan sekaligus memperkuat nilai Dharma di era digital.
Ia juga menyatakan bahwa perkembangan Lampung bergantung pada kualitas sumber daya manusia, didukung oleh penguatan ekonomi dan pemerataan pembangunan. Sektor pertanian seperti padi, jagung, dan singkong dinilai memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani.
Kehadiran Ketua DPRD Lampung bersama pemimpin nasional dan daerah mencerminkan kerjasama antar lembaga. DPRD bertekad untuk mendampingi hasil Mahasabha agar dapat diterapkan dalam kebijakan lokal.
Acara diakhiri dengan doa lintas agama yang menggambarkan semangat toleransi di Bumi Ruwa Jurai. Kegiatan ini sekaligus menekankan kesiapannya Lampung sebagai tuan rumah kegiatan nasional.
Melalui acara ini, DPRD Provinsi Lampung menegaskan signifikansi kolaborasi di antara pemangku kepentingan dalam meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara adil. (Red)





























