KOTA METRO — Dalam upaya menekan angka insiden kebakaran dan meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini, lembaga edukasi anak “Great Kiddy” menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana kebakaran bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Metro pada Jum’at (26/06/2026). Kegiatan ini berlangsung meriah dan edukatif di area Dinas Pemadam Kebakaran, Kota Metro.
Meningkatnya potensi musibah kebakaran di lingkungan permukiman menjadi latar belakang utama “Great Kiddy” menginisiasi program ini. Edukasi sejak dini dinilai sangat krusial agar anak-anak tidak hanya mengenal bahaya api, tetapi juga mengetahui tindakan pertama yang harus dilakukan tanpa rasa panik.
“Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, termasuk terhadap api. Oleh karena itu, edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar bahwa api bukanlah mainan. Kami ingin menanamkan budaya sadar bencana sejak usia emas, sehingga ke depannya angka kebakaran yang diakibatkan oleh kelalaian dapat ditekan,” ujar Ketua Great Kiddy, Yudi, di sela-sela kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini dikemas dengan metode yang menyenangkan (fun learning) agar mudah dipahami oleh anak usia dini. Metode yang digunakan meliputi bernyanyi bersama tentang bahaya api, mendengarkan dongeng edukasi, hingga simulasi ringan.
Dalam sesi simulasi, anak-anak diajarkan cara memadamkan api kecil menggunakan kain basah (karung goni) dan teknik *Stop, Drop, and Roll* (berhenti, rebah, dan berguling) jika pakaian mereka terkena api. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan perlengkapan profesi petugas pemadam kebakaran (Damkar), yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta cilik.
Melalui program ini, *Great Kiddy* berharap anak-anak PAUD di Kota Metro dapat menjadi “agen kesiapsiagaan” kecil yang bisa mengingatkan orang tua maupun anggota keluarga lainnya di rumah tentang pentingnya pencegahan kebakaran, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan kompor dalam keadaan mati usai digunakan. (Red)
Penulis : Muhammad Aini
Editor : Muhammad Aini




























