METRO— Mengantisipasi ancaman kekeringan panjang akibat fenomena cuaca El Niño yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah, Pemerintah Kecamatan Metro Selatan mengambil langkah proaktif. Camat Metro Selatan, Koes, secara resmi mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para petani, untuk mulai berhemat dan memanfaatkan pasokan air irigasi sebaik dan seefisien mungkin.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul laporan prakiraan cuaca terkait potensi kemarau yang lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya.
“Kita harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dari dampak El Niño. Musim kemarau kali ini berpotensi menurunkan debit air secara drastis. Oleh karena itu, pasokan air irigasi yang ada saat ini harus dikelola dengan sangat bijak agar ancaman gagal panen atau puso dapat kita hindari,” tegas Camat Metro Selatan, Koes,
saat memberikan keterangan di kantor setempat pada Rabu (24/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk menghadapi kondisi tersebut, pihak kecamatan telah menyiapkan sejumlah skenario mitigasi. Petani diminta untuk disiplin menerapkan sistem gilir air irigasi (pembagian air) secara adil yang dikoordinir melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di masing-masing kelurahan.
Selain itu, masyarakat yang lahan pertaniannya berada di ujung saluran irigasi disarankan untuk mulai mempertimbangkan peralihan ke tanaman palawija, seperti jagung atau kedelai, yang tidak membutuhkan genangan air sebanyak tanaman padi.
Pemerintah Kecamatan Metro Selatan juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Metro serta petugas penyuluh lapangan (PPL) untuk memantau langsung kondisi pintu-pintu air dan bendungan yang mengaliri sawah warga.
“Ini adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai ada oknum yang egois dengan menyumbat atau memonopoli saluran air irigasi. Jika kita bergotong royong, saling peduli, dan mematuhi jadwal gilir air, insyaallah ketersediaan air akan cukup untuk melewati fase kritis El Niño ini,” paparnya.
Selain itu, dirinya pun menghimbau dan mengajak kepada masyarakat agar ketika berkunjung ke daerah yang rawan kebakaran untuk selalu menjaga hal-hal yang tidak diinginkan agar tidak terjadi kebakaran khususnya daerah Bumi Perkemahan Kiara Payung Kwarcab Kota Metro.
Pemerintah juga mengimbau warga untuk segera melapor kepada aparat kelurahan atau Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat apabila menemukan adanya kendala atau konflik pembagian air di lapangan agar dapat segera dimediasi. (Red)




























