METRO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat aspek keamanan di lingkungan pemasyarakatan. Salah satu langkah yang dilakukan ialah melakukan peremajaan sarana layanan kunjungan, termasuk mengganti sandal jepit yang digunakan oleh para pengunjung saat memasuki area layanan kunjungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (23/7/2026).
Peremajaan sarana ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Metro dalam memperketat sistem pengamanan sekaligus meminimalisir potensi penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam lapas.
Penggunaan sandal jepit khusus bagi pengunjung telah lama menjadi salah satu prosedur pengamanan yang diterapkan untuk mengurangi risiko masuknya barang-barang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan pemasyarakatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sandal jepit yang digunakan pengunjung sebelumnya diganti dengan yang baru agar tetap layak pakai, nyaman digunakan, serta mendukung kelancaran proses layanan kunjungan. Selain memberikan kenyamanan kepada masyarakat, peremajaan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi berkala terhadap sarana dan prasarana pendukung layanan publik di Lapas Metro.
Pelaksanaan peremajaan dilakukan oleh jajaran petugas Lapas Metro dengan memastikan seluruh perlengkapan yang digunakan dalam layanan kunjungan berada dalam kondisi baik. Langkah tersebut merupakan bentuk antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus mendukung pelayanan yang lebih tertib, aman, dan profesional.
Selain melakukan peremajaan sandal jepit, Lapas Metro juga secara konsisten menerapkan berbagai prosedur pengamanan lainnya, mulai dari pemeriksaan identitas pengunjung, pemeriksaan barang bawaan, penggunaan alat deteksi, hingga pengawasan selama proses kunjungan berlangsung. Seluruh prosedur tersebut dilaksanakan sesuai dengan standar operasional yang berlaku guna menjaga keamanan warga binaan, petugas, maupun para pengunjung.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Metro, Mujiarto, mengatakan bahwa aspek keamanan dan pelayanan harus berjalan beriringan. Menurutnya, setiap sarana pendukung yang digunakan dalam layanan kunjungan perlu terus dievaluasi agar tetap berfungsi secara optimal.
“Peremajaan fasilitas layanan kunjungan ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memperkuat sistem pengamanan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penggunaan sandal khusus bagi pengunjung menjadi bagian dari prosedur yang bertujuan mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas. Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap seluruh sarana pendukung agar layanan kunjungan berlangsung aman, tertib, nyaman, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Mujiarto.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan menjaga keamanan di dalam lapas tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepatuhan dari seluruh masyarakat yang menggunakan layanan kunjungan. Oleh karena itu, setiap pengunjung diharapkan dapat mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi terciptanya situasi yang kondusif. (**)




























