Bandar Lampung, — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 103 UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) tahun 2026 melaksanakan kegiatan sosialisasi “Kenali Emosi” sebagai salah satu bentuk edukasi psikologis bagi anak-anak di lokasi pengabdian.
Kegiatan ini bertujuan membantu peserta mengenali, memahami, dan mengekspresikan emosi secara sehat melalui aktivitas yang interaktif dan mudah dipahami.
Kegiatan “Kenali Emosi” memiliki keterkaitan erat dengan disiplin ilmu Psikologi, khususnya Psikologi Perkembangan, Psikologi Pendidikan, dan Kesehatan Mental Masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam perspektif psikologi, kemampuan mengenali dan mengelola emosi merupakan bagian penting dari kecerdasan emosional (Emotional Quotient) dan regulasi emosi yang menjadi fondasi dalam pembentukan karakter serta kesejahteraan psikologis anak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan psikoedukasi sebagai langkah preventif untuk membantu anak menghadapi emosi yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman mengenai emosi diharapkan dapat mendukung kemampuan anak dalam mengendalikan respons, membangun hubungan sosial yang positif, serta mengurangi potensi munculnya berbagai kesulitan dalam pengelolaan emosi dan interaksi sosial pada masa perkembangan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan pendekatan berbasis praktik langsung (experiential learning) yang disesuaikan dengan taraf perkembangan kognitif peserta. Media visual berupa kartu ekspresi digunakan untuk membantu anak mengenali berbagai emosi dasar.
Anak-anak juga diajak melakukan latihan pernapasan dalam (deep breathing) dan mindfulness sederhana sebagai cara untuk menenangkan diri ketika menghadapi emosi yang intens.
Selain itu, media interaktif “Pohon Emosi” digunakan sebagai sarana bagi peserta untuk mengungkapkan perasaan dan melakukan refleksi diri. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak didorong untuk memahami bahwa setiap emosi merupakan hal yang wajar untuk dirasakan dan dapat disampaikan dengan cara yang tepat.
Pendekatan ini sekaligus menanamkan pentingnya validasi emosi dan menciptakan ruang yang aman bagi anak untuk bercerita tanpa takut dihakimi.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan suasana yang edukatif, komunikatif, dan menyenangkan. Interaksi langsung antara mahasiswa dan peserta membuat materi psikologi yang sebelumnya bersifat teoretis menjadi lebih sederhana dan dekat dengan pengalaman anak-anak.
Dengan metode tersebut, peserta tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan cara mengenali serta merespons emosi dalam situasi sehari-hari.
Program kerja ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat melalui KKN tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup pembangunan mental dan kesejahteraan masyarakat.
KKN Kelompok 103 UIN RIL 2026 berupaya menerapkan pengetahuan akademik dalam bentuk kegiatan yang membumi dan mudah diterima oleh masyarakat, khususnya anak-anak.
Melalui sosialisasi “Kenali Emosi”, mahasiswa berharap anak-anak dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai perasaan mereka, mampu mengekspresikannya secara sehat, serta memiliki bekal untuk membangun ketahanan diri (resilience) dan kesejahteraan psikologis (psychological well-being) sejak dini. (Red)




























