LAMPUNG, — Gelombang dukungan terhadap komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika terus mengalir. Kali ini, apresiasi datang dari insan pers dan praktisi hukum asal Lampung, Muhammad Aini, S.H., yang secara terbuka memuji langkah tegas Kapolri Baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, dalam menginstruksikan pemberantasan narkoba secara masif hingga ke akar-akarnya di seluruh wilayah Indonesia.
Sikap dan pandangan tersebut disampaikan Muhammad Aini, S.H., dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (22/10/2026). Menurut sosok jurnalis yang aktif mengawal isu-isu hukum dan kriminal di Lampung ini, instruksi serta gebrakan awal Kapolri Baru menjadi angin segar bagi upaya penyelamatan generasi bangsa dari ancaman bahaya narkotika.
“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri Baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, atas komitmen tanpa kompromi dalam memberantas narkoba di seluruh Indonesia. Langkah tegas dan terukur ini sangat dinantikan oleh masyarakat,” ujar Muhammad Aini, S.H.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai, penanganan masalah narkoba membutuhkan konsistensi serta tindakan nyata yang menyeluruh, tidak hanya menyasar para pengedar dan bandar besar di tingkat nasional, tetapi juga jaringan yang beroperasi hingga ke pelosok daerah. Sebagai jurnalis yang bertugas di Lampung—salah satu wilayah yang cukup strategis di pintu gerbang Sumatera—Aini memahami betul betapa krusialnya penindakan tegas dan pencegahan yang terintegrasi.
Lebih lanjut, alumnus fakultas hukum ini berharap komitmen Kapolri Baru tersebut diimbangi dengan pengawasan internal yang ketat serta sinergi yang kuat bersama insan pers dan masyarakat sipil.
“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Dukungan dari media dan masyarakat akan terus mengalir selama kepolisian konsisten, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menindak siapa pun yang terlibat,” tambahnya.
Melalui apresiasi ini, Muhammad Aini, S.H., berharap program pemberantasan narkoba di bawah kepemimpinan Kapolri Baru dapat menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba (Bersinar), sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). (Red)




























