METRO LAMPUNG — Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, secara resmi membuka pelaksanaan peningkatan kompetensi kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Metro Tahun 2026, pada Rabu, 6 Mei 2026.
Acara ini mengusung tema “Generasi Metro Bahagia: Investasi Pendidikan Demi Kebahagiaan Masa Depan” dan menjadi langkah strategis untuk memperkuat mutu pendidikan melalui kepemimpinan yang berkualitas di tingkat pendidikan.
Dalam sambutannya, Bambang menekankan bahwa pendidikan adalah dasar utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif di tengah perubahan zaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan. Dari situlah kita membentuk generasi yang produktif, kompeten, dan berakhlak baik,” katanya dengan tegas.

Bambang menambahkan, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga penting untuk membangun karakter dan keterampilan hidup peserta didik secara menyeluruh.
“Pendidikan bukan hanya tentang lulus, tetapi bagaimana anak-anak kita dapat menjalani hidup yang bermakna dan bertanggung jawab,” ujarnya lebih lanjut.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota memperkenalkan gagasan Generasi Metro Bahagia sebagai pendekatan jangka panjang dalam bidang pendidikan. Gagasan ini menempatkan konsep kebahagiaan sebagai elemen penting dari kualitas hidup, yang sejalan dengan pengembangan kecerdasan dan karakter.
“Ini adalah dasar untuk menciptakan generasi masa depan yang seimbang antara kecerdasan dan kepribadian,” jelasnya.
Bambang juga menekankan posisi penting kepala sekolah sebagai pemimpin visioner dan agen perubahan dalam dunia pendidikan. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat komitmen kolektif dalam merealisasikan visi tersebut melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Dr. Agus Muhammad Septiana, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan kepala sekolah, baik dalam manajemen pendidikan maupun evaluasi kinerja secara mandiri.
Sebanyak 106 kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, dan SMP berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yaitu 5-6 Mei 2026, bertempat di Aula Ahmad Dahlan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Wali Kota Metro, Kepala Disdikbud, dan akademisi dari Universitas Lampung, Dr. Darmawan Purba.
Agus juga menyoroti tantangan besar yang muncul akibat perkembangan teknologi, yang kini berdampak tidak hanya pada peserta didik, tetapi juga orang tua dan pengajar. “Kita memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat karakter generasi muda di tengah derasnya arus teknologi,” ujarnya.
Ia menegaskan betapa pentingnya memperkuat nilai-nilai karakter seperti integritas, toleransi, kerjasama, dan cinta tanah air. Ia mengatakan bahwa integritas adalah kunci utama yang harus dimiliki oleh setiap individu.
“Integritas itu sederhana, ada kesesuaian antara pikiran, perkataan, dan tindakan,” tegasnya.
Di samping itu, kepala sekolah didorong untuk terus melakukan transformasi, khususnya dalam menerapkan kurikulum, termasuk Kurikulum Merdeka, secara inovatif dan adaptif terhadap kemajuan teknologi. “Teknologi tidak bisa dihindari, namun harus dimanfaatkan dengan bijak untuk mendukung kesinambungan pendidikan dari PAUD hingga SMP,” tambahnya.
Dari kegiatan ini, diharapkan para kepala sekolah bisa menjadi contoh yang baik, memperkuat manajemen sekolah, serta menciptakan atmosfer belajar yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, visi besar menghadirkan Generasi Metro Bahagia—generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia—dapat terwujud dengan nyata di masa depan. (ADV)




























