Soroti Ngobrol Biasa Selama 6 Jam di Ruang Hearing DPRD Metro, Pakar: Jelas Ini Pembohongan Publik

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sepuluhdetik.online, Metro, Lampung – Aktivitas rapat dengar pendapat (hearing) di ruang DPRD Kota Metro menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih enam jam tersebut diduga tidak menghasilkan pembahasan substantif.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bung Naim, seorang Pakar di Metro menilai, alasan yang dilontarkan oleh Ketua DPRD Metro bahwa kegiatan itu lebih banyak diisi dengan obrolan santai, obrolan biasa, seperti yang disampaikan oleh Ketua DPRD Metro usai Hearing pukul 16.00 sore, pada Rabu (01/04/2026).

 

Seorang pakar kebijakan publik, yang turut dimintai tanggapannya, menyebut kondisi tersebut sebagai bentuk pembohongan publik. Ia menilai, penggunaan fasilitas negara tanpa hasil yang jelas merupakan pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Rapat hearing yang digelar di ruang DPRD Kota Metro diduga hanya diisi dengan percakapan biasa tanpa agenda pembahasan yang jelas atau keputusan yang dihasilkan, jelas ini pembohongan publik,” tegas Bang Naim.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah anggota DPRD Kota Metro dan Walikota Metro pihak eksekutif dan legislatif serta pihak-pihak yang diundang dalam forum hearing, termasuk perwakilan instansi terkait.

Kegiatan tersebut menuai kritik karena dinilai tidak mencerminkan fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif yang seharusnya menjalankan pengawasan dan pembahasan kebijakan secara serius. Waktu yang panjang tanpa hasil konkret dianggap sebagai pemborosan sumber daya dan bentuk ketidakbertanggungjawaban kepada publik.

Berdasarkan informasi yang beredar, rapat dimulai sejak siang sekira pukul 10 lebih, sesuai jadwal. Namun dalam pelaksanaannya tidak berjalan sebagaimana mestinya. Diskusi yang terjadi lebih banyak bersifat informal dan tidak terarah pada pokok persoalan. Hingga rapat berakhir, tidak ada kesimpulan ataupun rekomendasi resmi yang dihasilkan.

 

Pakar kebijakan publik menegaskan bahwa praktik seperti ini dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan. “Jika benar selama enam jam hanya diisi dengan obrolan biasa tanpa hasil, maka ini jelas merupakan bentuk pembohongan publik. Masyarakat berhak mendapatkan kinerja yang nyata dari wakil rakyat,” ujarnya.

 

Ia juga mendorong adanya evaluasi internal serta transparansi hasil rapat kepada masyarakat. Menurutnya, setiap agenda resmi harus memiliki output yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPRD Kota Metro terkait klarifikasi atas dugaan tersebut. Publik pun menantikan penjelasan lebih lanjut guna memastikan akuntabilitas lembaga tersebut tetap terjaga. (**)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Hak Jawab/Klarifikasi: Kejari Metro Sebut Tidak Ada Intimidasi dan Restorative Justice dalam Perkara Oknum Bos Debt Collector (Ari Ubenz)
Polemik RJ Ari Ubenz Memanas..!!!, Dugaan Intimidasi Korban Jadi Sorotan Publik
Sejak Dipimpin dr. Hasril Syahdu, M.KM., RS. Sumber Sari Bantul Metro Alami Peningkatan Signifikan
Polemik RJ Bos Debt Collector di Metro, Matta Institute Ingatkan Pentingnya Rasa Keadilan
Dr. Rukijo dari Dewan Pengawas Sebut Seluruh Proses Pelayanan Kesehatan telah Dilaksanakan Dengan Baik
Mulai Hari ini, Mari..!!! Manfaatkan Keringanan Pajak dan Balik Nama Kendaraan
Usai Viral Diberitakan hingga Dugaan Pengusiran Wartawan, Papan Plang Nama Proyek Rehab Kantor KCP Bulog Metro Baru Dipasang
Didampingi Beberapa Koalisi Organisasi Pers di Metro, Dugaan Pengusiran Wartawan di Kantor KCP Bulog Metro Resmi Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:21 WIB

Hak Jawab/Klarifikasi: Kejari Metro Sebut Tidak Ada Intimidasi dan Restorative Justice dalam Perkara Oknum Bos Debt Collector (Ari Ubenz)

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:11 WIB

Polemik RJ Ari Ubenz Memanas..!!!, Dugaan Intimidasi Korban Jadi Sorotan Publik

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:36 WIB

Sejak Dipimpin dr. Hasril Syahdu, M.KM., RS. Sumber Sari Bantul Metro Alami Peningkatan Signifikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:24 WIB

Polemik RJ Bos Debt Collector di Metro, Matta Institute Ingatkan Pentingnya Rasa Keadilan

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:19 WIB

Dr. Rukijo dari Dewan Pengawas Sebut Seluruh Proses Pelayanan Kesehatan telah Dilaksanakan Dengan Baik

Berita Terbaru