Kepala SMA Negeri 5 Metro Ikuti Advokasi Gerakan Pencegahan Anak Berisiko Putus Sekolah

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO – Sebagai upaya nyata dalam menciptakan pemerataan akses pendidikan, Kepala SMA Negeri 5 Metro turut serta dalam kegiatan Advokasi Gerakan Pencegahan Anak Berisiko Putus Sekolah, yang digelar pada Jum’at (08/05/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi kolaboratif antara pemerintah dan satuan pendidikan untuk mengidentifikasi dini siswa-siswa yang memiliki kerentanan berhenti sekolah. Faktor ekonomi, masalah keluarga, hingga kurangnya motivasi belajar menjadi fokus utama dalam pembahasan advokasi kali ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMA Negeri 5 Metro,
Tri Nurul Fajarotun, S.Kom., M.T.I menyampaikan, kegiatan ini sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam mendukung keberlangsungan pendidikan peserta didik.

Melalui kegiatan ini, mudahan terbangun sinergi antara sekolah, guru BK, dan seluruh pihak terkait dalam mencegah peserta didik dari risiko putus sekolah serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih peduli, inklusif, dan berkelanjutan.

“Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan dan masa depan yang lebih baik,” ucapnya seperti dikutip dari Instagram official SMAN 5 Metro pada Senin, (11/05/2026).

Selain itu, keterlibatan sekolah dalam gerakan ini sangat krusial. Sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan garda terdepan dalam memantau perkembangan fisik dan psikis siswa.

“Kami berkomitmen untuk melakukan pendekatan yang lebih humanis dan proaktif. Dengan adanya advokasi ini, SMA Negeri 5 Metro akan memperkuat peran guru Bimbingan Konseling (BK) dan wali kelas untuk mendeteksi dini jika ada siswa yang mulai menunjukkan tanda-tanda kesulitan yang berpotensi putus sekolah,” tambahnya di sela-sela kegiatan.

Selain pendeteksian dini, kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dengan orang tua dan masyarakat sekitar. Program-program seperti bantuan beasiswa, pemanfaatan dana BOS secara tepat sasaran, serta program literasi motivasi akan terus dioptimalkan.

Melalui gerakan ini, diharapkan tidak ada lagi anak di Kota Metro, khususnya di lingkungan SMA Negeri 5 Metro, yang harus mengubur impiannya hanya karena terkendala biaya atau permasalahan sosial. Pemerintah Kota Metro melalui gerakan ini menargetkan “Zero Dropout” demi menyongsong generasi emas Indonesia yang lebih berkualitas. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kabar Gembira, Program Diskon Keringanan Pajak dan Balik Nama Kendaraan Diperpanjang 1 September sampai 31 Oktober 2026
Raih Peringkat 3 Mini Soccer Tingkat Nasional, SMP Negeri 7 Metro Sekolahnya Para Juara
Kisruh Masa Pengabdian di UNISLA Metro, Dosen WA Mengaku Terjebak Aturan
SMA Negeri 4 Metro Gelar Workshop Antisipasi Kenakalan Remaja di Era Digital
308 Menggema di Kota Metro, Tekab Presisi Teguhkan Komitmen Lindungi Masyarakat
Sampah di Pusat Daur Ulang (PDU) Rejomulyo Metro Selatan Mendapat Sorotan Tajam Dari DPRD
Lapas Kelas IIA Metro Penuhi Hak Warga Binaan Terutama Berpartisipasi Dalam Proses Demokrasi
Kemeriahan HUT RI ke-81 Tahun, Anak-anak Rusunawa Metro Timur Riuh Ikuti Lomba
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:08 WIB

Kabar Gembira, Program Diskon Keringanan Pajak dan Balik Nama Kendaraan Diperpanjang 1 September sampai 31 Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 13:38 WIB

Raih Peringkat 3 Mini Soccer Tingkat Nasional, SMP Negeri 7 Metro Sekolahnya Para Juara

Sabtu, 5 September 2026 - 09:51 WIB

Kisruh Masa Pengabdian di UNISLA Metro, Dosen WA Mengaku Terjebak Aturan

Kamis, 3 September 2026 - 11:13 WIB

SMA Negeri 4 Metro Gelar Workshop Antisipasi Kenakalan Remaja di Era Digital

Kamis, 3 September 2026 - 09:53 WIB

308 Menggema di Kota Metro, Tekab Presisi Teguhkan Komitmen Lindungi Masyarakat

Berita Terbaru