Oknum Pegawai Bulog KCP Metro Diduga Arogan terhadap Wartawan saat Bertugas

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO – Tindakan tidak menyenangkan kembali menimpa insan pers saat menjalankan tugas jurnalistiknya. Seorang oknum pegawai Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Metro diduga melakukan tindakan arogan dan intimidasi terhadap seorang wartawan media online lokal yang hendak melakukan konfirmasi berita bangunan rehap dan rutin.

Peristiwa tersebut terjadi di area kantor Bulog KCP Metro pada Kamis (21/5) siang, sekitar pukul 12.30 WIB.

Menurut keterangan korban dari media online beritafakta bersama rekannya menerangkan peristiwa bermula saat dirinya menyambangi kantor Bulog untuk meminta konfirmasi terkait rehab bangunan kantor Bulog yang diduga tidak memiliki papan plang nama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukannya mendapatkan jawaban yang semestinya, wartawan tersebut justru mendapat sambutan kasar dari salah satu oknum pegawai yang belum diketahui identitasnya.

“Saya datang baik-baik, dan menyampaikan maksud untuk konfirmasi. Namun, oknum tersebut langsung bernada tinggi, membentak, bahkan sempat mengusir saat saya hendak mencatat statemennya,” ujar jurnalis yang menjadi korban.

Oknum pegawai tersebut diduga meradang karena merasa terganggu dengan pertanyaan yang diajukan jurnalis terkait transparansi data publik. Tindakan arogan ini dinilai menciderai kemerdekaan pers yang dilindungi oleh Undang-Undang.

Merespons kejadian ini, Ketua KWRI setempat mengecam keras tindakan oknum Bulog tersebut. Ia menegaskan bahwa jurnalis dalam bekerja dilindungi oleh UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Tindakan menghalang-halangi tugas jurnalis, apalagi dengan cara arogan, bisa dipidana. Kami meminta kepala pimpinan Bulog Metro untuk mengevaluasi pegawainya dan memberikan sanksi tegas,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pimpinan Bulog KCP Metro belum memberikan keterangan resmi terkait insiden dugaan arogansi yang dilakukan oleh bawahannya tersebut. (KWRI)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kabar Gembira, Program Diskon Keringanan Pajak dan Balik Nama Kendaraan Diperpanjang 1 September sampai 31 Oktober 2026
Raih Peringkat 3 Mini Soccer Tingkat Nasional, SMP Negeri 7 Metro Sekolahnya Para Juara
Kisruh Masa Pengabdian di UNISLA Metro, Dosen WA Mengaku Terjebak Aturan
SMA Negeri 4 Metro Gelar Workshop Antisipasi Kenakalan Remaja di Era Digital
308 Menggema di Kota Metro, Tekab Presisi Teguhkan Komitmen Lindungi Masyarakat
Sampah di Pusat Daur Ulang (PDU) Rejomulyo Metro Selatan Mendapat Sorotan Tajam Dari DPRD
Lapas Kelas IIA Metro Penuhi Hak Warga Binaan Terutama Berpartisipasi Dalam Proses Demokrasi
Kemeriahan HUT RI ke-81 Tahun, Anak-anak Rusunawa Metro Timur Riuh Ikuti Lomba
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:08 WIB

Kabar Gembira, Program Diskon Keringanan Pajak dan Balik Nama Kendaraan Diperpanjang 1 September sampai 31 Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 13:38 WIB

Raih Peringkat 3 Mini Soccer Tingkat Nasional, SMP Negeri 7 Metro Sekolahnya Para Juara

Sabtu, 5 September 2026 - 09:51 WIB

Kisruh Masa Pengabdian di UNISLA Metro, Dosen WA Mengaku Terjebak Aturan

Kamis, 3 September 2026 - 11:13 WIB

SMA Negeri 4 Metro Gelar Workshop Antisipasi Kenakalan Remaja di Era Digital

Kamis, 3 September 2026 - 09:53 WIB

308 Menggema di Kota Metro, Tekab Presisi Teguhkan Komitmen Lindungi Masyarakat

Berita Terbaru