Rancangan Pperubahan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp1,123 Triliun

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO LAMPUNG — DPRD Kota Metro menyepakati perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran (PPAS) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025. Rancangan perubahan belanja daerah tahun anggaran 2025 mencapai Rp1,123 triliun. Jumlah itu bertambah sekitar Rp25 miliar dari anggaran APBD murni tahun 2025 sebesar Rp1,097 triliun atau naik sebesar 2,34 persen.

Dari keterangan itu, bisa digambarkan ringkasan perubahan APBD Kota Metro tahun anggaran 2025 mengalami defisit sebesar Rp14 miliar, dari semula sebesar Rp10 miliar menjadi Rp24 miliar atau sebesar 140,23 persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Demi keberpihakan anggaran pada kebutuhan riil masyarakat Kota Metro, maka terdapat pergeseran anggaran yang diusulkan dengan dasar pertimbangan yang telah disepakati antara DPRD dan Pemkot Metro,” ujar Roma Doni Yunanto, perwakilan Badan Anggaran DPRD Metro pada Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama KUA PPAS Perubahan APBD 2025, Jumat sore, 19/9/2025.

Dalam keterangan dalam paripurna itu, Doni menjelaskan bahwa defisit yang dialami dapat ditutupi oleh sektor pembiayaan atas Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya sebesar Rp14 miliar.

DPRD Kota Metro memberikan saran agar Wali Kota untuk dapat segera melaksanakan kegiatan pembangunan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan mengingat batas waktu pelaksanaan yang tidakI terlalu lama di tahun 2025, dan juga guna menghindari kendala-kendala yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hak Jawab/Klarifikasi: Kejari Metro Sebut Tidak Ada Intimidasi dan Restorative Justice dalam Perkara Oknum Bos Debt Collector (Ari Ubenz)
Polemik RJ Ari Ubenz Memanas..!!!, Dugaan Intimidasi Korban Jadi Sorotan Publik
Sejak Dipimpin dr. Hasril Syahdu, M.KM., RS. Sumber Sari Bantul Metro Alami Peningkatan Signifikan
Polemik RJ Bos Debt Collector di Metro, Matta Institute Ingatkan Pentingnya Rasa Keadilan
Dr. Rukijo dari Dewan Pengawas Sebut Seluruh Proses Pelayanan Kesehatan telah Dilaksanakan Dengan Baik
Mulai Hari ini, Mari..!!! Manfaatkan Keringanan Pajak dan Balik Nama Kendaraan
Usai Viral Diberitakan hingga Dugaan Pengusiran Wartawan, Papan Plang Nama Proyek Rehab Kantor KCP Bulog Metro Baru Dipasang
Didampingi Beberapa Koalisi Organisasi Pers di Metro, Dugaan Pengusiran Wartawan di Kantor KCP Bulog Metro Resmi Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:21 WIB

Hak Jawab/Klarifikasi: Kejari Metro Sebut Tidak Ada Intimidasi dan Restorative Justice dalam Perkara Oknum Bos Debt Collector (Ari Ubenz)

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:11 WIB

Polemik RJ Ari Ubenz Memanas..!!!, Dugaan Intimidasi Korban Jadi Sorotan Publik

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:36 WIB

Sejak Dipimpin dr. Hasril Syahdu, M.KM., RS. Sumber Sari Bantul Metro Alami Peningkatan Signifikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:24 WIB

Polemik RJ Bos Debt Collector di Metro, Matta Institute Ingatkan Pentingnya Rasa Keadilan

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:19 WIB

Dr. Rukijo dari Dewan Pengawas Sebut Seluruh Proses Pelayanan Kesehatan telah Dilaksanakan Dengan Baik

Berita Terbaru