Tidak Ada Kejelasan Kapan Pencairan, Puluhan Wartawan Bakal Gruduk Diskominfo dan Sekretariat DPRD Metro Guna Pertanyakan Kepastian

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto: ilustrasi pencairan uang seratus ribuan. Tangkapan layar sindonews.com Jum’at 27/03/2026.

 

Sepuluhdetik.online, Metro – Puluhan wartawan yang diduga mengalami pembayaran tertunda yang bertugas di Kota Metro berencana mendatangi kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro dalam waktu dekat. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas tidak adanya kejelasan terkait pencairan anggaran kerja sama media yang hingga kini belum terealisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencana aksi tersebut mencuat setelah sejumlah insan pers mengaku telah menunggu dalam waktu telah dijanjikan. Namun, tanpa adanya kepastian pembayaran, meskipun kewajiban pekerjaan telah dilaksanakan sesuai kesepakatan.

Bahkan, selain dikabarkan tidak transparan terkait anggaran, juga diduga adanya tebang pilih saat pencairan awal sebelum lebaran pun mencidrai hati individu insan Pers yang menjalin kerjasama.

Salah satu perwakilan wartawan berinisial AS (35) menyampaikan bahwa kondisi ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mencerminkan kurangnya komitmen pihak terkait terhadap kerja sama yang telah disepakati.

“Kami sudah menjalankan tugas sesuai yang diminta, namun sampai sekarang belum ada kejelasan kapan pencairan akan dilakukan. Ini sangat merugikan kami,” ujar perwakilan yang menyesalkan kinerja, pada Jum’at (27/03/2026).

Selain itu, keluhnya, sungguh miris apa yang dilakukan sekelas pejaba sebagai pelayan masyarakat. Pasalnya, berkali-kali ditanya melalui pesan maupun telepon WhatsApp enggan menjawab meskipun aktif tidak respon.

Hal senada dikatakan wartawan lain yang bernasib sama bahwa mengaku telah menandatangani SPJ sebelum lebaran. Namun, hingga kini belum juga dii transper meskipun yang lain sudah.

Para wartawan ini berharap pihak Diskominfo dan Sekretariat DPRD Metro bisa memberikan klarifikasi terbuka serta mendorong percepatan penyelesaian kewajiban pembayaran yang tertunda.

Para jurnalis menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya terakhir setelah berbagai pendekatan persuasif yang sebelumnya dilakukan tidak membuahkan hasil.

Mereka juga berharap agar ke depan tidak terjadi lagi keterlambatan serupa, sehingga hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan insan pers dapat berjalan secara profesional, transparan, dan saling menghargai.

Sementara itu, pihak Dinas Kominfo Kota Metro saat di konfirmasi beberapa wartawan pada Jumat 27/03 belum mendapatkan kepastian kapan, terkesan acuh. Akan di cek terlebih dahulu..!!

Begitu juga dengan pihak Sekretariat DPRD Kota Metro. Berkas Sedang di kerjakan menunggu yang lain yang belum selesai. (Tim)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Hak Jawab/Klarifikasi: Kejari Metro Sebut Tidak Ada Intimidasi dan Restorative Justice dalam Perkara Oknum Bos Debt Collector (Ari Ubenz)
Polemik RJ Ari Ubenz Memanas..!!!, Dugaan Intimidasi Korban Jadi Sorotan Publik
Sejak Dipimpin dr. Hasril Syahdu, M.KM., RS. Sumber Sari Bantul Metro Alami Peningkatan Signifikan
Polemik RJ Bos Debt Collector di Metro, Matta Institute Ingatkan Pentingnya Rasa Keadilan
Dr. Rukijo dari Dewan Pengawas Sebut Seluruh Proses Pelayanan Kesehatan telah Dilaksanakan Dengan Baik
Mulai Hari ini, Mari..!!! Manfaatkan Keringanan Pajak dan Balik Nama Kendaraan
Usai Viral Diberitakan hingga Dugaan Pengusiran Wartawan, Papan Plang Nama Proyek Rehab Kantor KCP Bulog Metro Baru Dipasang
Didampingi Beberapa Koalisi Organisasi Pers di Metro, Dugaan Pengusiran Wartawan di Kantor KCP Bulog Metro Resmi Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:21 WIB

Hak Jawab/Klarifikasi: Kejari Metro Sebut Tidak Ada Intimidasi dan Restorative Justice dalam Perkara Oknum Bos Debt Collector (Ari Ubenz)

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:11 WIB

Polemik RJ Ari Ubenz Memanas..!!!, Dugaan Intimidasi Korban Jadi Sorotan Publik

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:36 WIB

Sejak Dipimpin dr. Hasril Syahdu, M.KM., RS. Sumber Sari Bantul Metro Alami Peningkatan Signifikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:24 WIB

Polemik RJ Bos Debt Collector di Metro, Matta Institute Ingatkan Pentingnya Rasa Keadilan

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:19 WIB

Dr. Rukijo dari Dewan Pengawas Sebut Seluruh Proses Pelayanan Kesehatan telah Dilaksanakan Dengan Baik

Berita Terbaru