METRO – Rumah Sakit (RS) Sumber Sari Bantul, Kota Metro Lampung, menunjukkan grafik perkembangan yang luar biasa dalam kurun waktu terakhir. Di bawah komando kepemimpinan direktur baru, dr. Hasril Syahdu, M.KM., rumah sakit ini sukses melakukan transformasi besar-besaran, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, modernisasi fasilitas medis, hingga kepuasan pasien yang meningkat drastis.
Sejak resmi menahkodai RS Sumber Sari Bantul, dr. Hasril Syahdu langsung bergerak cepat melakukan pembenahan internal dan eksternal. Pendekatan manajemen yang dinamis dan berorientasi pada keselamatan pasien (“patient safety”) menjadi kunci utama perubahan positif ini.
“Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan kesehatan yang prima, cepat, dan humanis. Kami memangkas birokrasi pelayanan agar masyarakat tidak perlu mengantre lama untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar dr. Hasril saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/6/26).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peningkatan signifikan terlihat jelas pada digitalisasi sistem pelayanan. Saat ini, RS Sumber Sari Bantul telah menerapkan sistem pendaftaran online dan rekam medis elektronik yang terintegrasi. Langkah ini berhasil mengurangi waktu tunggu pasien di area rawat jalan hingga 40 persen.
Selain itu, di bawah arahan dr. Hasril, rumah sakit juga berhasil menambah beberapa fasilitas alat medis modern serta meningkatkan kapasitas ruang rawat inap guna mengantisipasi lonjakan pasien.
“Kami melihat ada perubahan aura pelayanan yang jauh lebih ramah dan responsif. Penanganan di IGD sekarang jauh lebih cepat,” ungkap salah satu keluarga pasien yang sedang menjalani rawat jalan.
Tidak puas sampai di sini, dr. Hasril Syahdu, M.KM. menegaskan bahwa inovasi akan terus berlanjut. Pihaknya tengah mempersiapkan program unggulan baru yang berfokus pada pelayanan kesehatan komunitas dan jemput bola bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Peningkatan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim medis dan staf RS Sumber Sari Bantul. Kepercayaan masyarakat Kota Metro dan sekitarnya adalah amanah yang harus kami jaga dengan terus memberikan performa terbaik,” tegasnya.
Nampak pada grafik yang tertera, Grafik tren kunjungan rawat inap di RSUD SSB menunjukkan lonjakan drastis setelah di pimpin Hasril pada bulan Januari sebanyak 48 Pasien dimana sebelumnya hanya berjumlah 25 dan 29 pasien, kenaikan Februari mencapai 55 Pasien, merangkak naik pada bulan Maret mencapai 58 Pasien dan pada April 66 Pasien dan lonjakan mencapai angka 70 Pasien Rawat Inap untuk bulan Mei.
Dijelaskan Hasril, selain perbaikan dalam struktur tubuh manajemen, kami juga berfokus pada pengembalian kepercayaan pasien dan keluarga pasien. Customer trust adalah keyakinan atau rasa percaya yang dimiliki pesien terhadap pelayanan RSUD SSB.
Rasa percaya ini bukan sesuatu yang terjadi dalam sekejap, tetapi melalui upaya yang konsisten saat berinteraksi dengan pasien. Melalui rasa percaya tersebut, manajemen dapat membangun hubungan jangka panjang dengan pasien.
Ditegaskan Hasril, Indikator kepercayaan pasien merujuk pada diantaranya hasil kunjungan pasien di RSUD SSB Metro, dimana dalam empat bulan terakhir mengalami peningkatan.
Direktur beharap, agar perawat, dokter umum, dokter spesialis, nakes dan staf dapat terus meningkatkan kemampuan diri, kedisiplinan dalam memberikan pelayanan terbaiknya.
“Kami akan terus menambah jumlah dokter umum, dokter spesialis dan nakes lainnya sehingga RSUD SSB kedepan dapat segera naik type, dengan harapan dapat mengurangi batasan yang ada selama ini, harap Hasril.
Disinggung masalah pelayanan Tenaga Kesehatan (nakes) yang ramah dan lebih cekatan, Hasril memastikan bahwa kualitas Nakes di RSUD SSB Metro yang optimal akan berdampak positif kepada kepercayaan pasien dan keluarga pasien.
Pastikan Nakes selalu siap membantu, solutif dan mampu merespon dengan cepat dan tidak bertele tele, Sehingga diharapkan dapat memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pasien dan keluarga pasien.
Seperti diberitakan sebelumnya pada bulan Januari lalu Wali Kota Metro telah meresmikan program Ambulans Jemput Sakit Pulang Sehat yang di inisiasi oleh RSUD SSB Metro.
Ditambah program yang baru perdana minggu lalu yaitu Jumat Berkah dimana Ibu hamil akan mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan USG Gratis, yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Program ini berlaku untuk masyarakat Umum dan BPJS.
Selain itu, Program baru adalah Bincang Sehat Sumbersari (BSS}, Pelayanan Kesehatan Terpadu BAHAGIA.
Kedepan Hasril akan membuat layanan unggulan di RSUD Sumbersari Bantul diantaranya Pelayanan Paru, Pelayanan Stroke Center, Pelayanan Mata, Pelayanan Neuro Paint dan HD.
Harapannya dengan membuat layanan unggulan akan membantu meningkatakan BOR dan pendapatan RSUD Sumbersari Bantul.
Inisiasi Program Hasril selama ini yang telah berjalan tak hanya pada Ambulance siaga (jemput sakit pulang sehat), Pelayanan Kesehatan Terpadu Bahagia dan BSS (Bincang sehat Sumbersari) tetapi juga rutin menyerap aspirasi dan kritik Pasien dan Keluarga Pasien melalui Blusukan.
Sebagai penutup Hasril berharap, program program diatas mampu membawa dampak peningkatan kunjungan Pasien yang berbanding lurus dengan Peningkatan Pendapatan RSUD Sumbersari Bantul.
(Red)





























